- 21 Mar 2024
- M Aqshal Rayhan
Type Rumah Berdasarkan Luas Bangunan
Properti atau rumah merupakan salah satu produk investasi yang fisiknya bisa melindungi pemiliknya dari berbagai kondisi dan cuaca. Fungsi dan nilai sebuah rumah atau properti akan selalu dihargai, menjadikan investasi properti menarik dan diminati oleh berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, tidak jarang seseorang memiliki banyak properti. Selain tanah, salah satu properti yang banyak diminati adalah rumah tapak (landed house).
Memiliki rumah tapak merupakan dambaan sebagian besar masyarakat, termasuk masyarakat Yogyakarta. Namun, mahalnya harga rumah tapak di Yogyakarta membuat pembeli rumah, khususnya end user dan investor membeli rumah tapak di daerah penyangga seperti Bantuk, Sleman, Kulonprogo, dan Gunung Kidul, hal itu dikarenakan harganya yang lebih terjangkau. Dalam proses perkembangannya, daerah penyangga juga telah mengalami perkembangan di kawasannya masing-masing, baik sebagai kawasan penyangga pemerintah, kawasan destinasi wisata, kawasan penyangga infrastruktur transportasi, maupun fungsi lainnya yang tentunya mempengaruhi pilihan pembelian rumah tapak.
Harga rumah tapak juga bervariasi. Hal ini tergantung pada luas tanah dan bangunannya. Luas bangunan juga bisa dipahami sebagai type rumah. Untuk itu perlu Anda ketahui tentang berbagai type-type rumah yang sering dijadikan template oleh para developer atau pengembang perumahan. Penting untuk mengetahui type-type rumah agar Anda lebih mudah menemukan rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Type properti seringkali dibedakan berdasarkan beberapa hal. Secara umum, pengembang membedakan type rumah berdasarkan jenis bangunan, model atau desain rumah, dan ukuran luas lantai. Biasanya, type properti dibedakan berdasarkan luas bangunannya.
Membahas tentang type hunian untuk rumah tapak berdasarkan ukuran, secara umum pengembang membedakannya kedalam 6 type rumah. Type rumah yang dimaksud terdiri dari type 21, 36, 45, 54, 60, 70. Keenam type ini merupakan type yang umum di desain oleh pengembang. Nah, dibawah ini perbedaan untuk setiap type tersebut:
Rumah Type 21
Rumah type 21 masuk ke dalam pasar kelas bawah hingga (middle low) menengah atau entry level. Biasanya pembeli rumah type ini adalah end user dengan anggaran terbatas yang membutuhkan rumah untuk ditinggali. Harga yang terjangkau dan kemudahan pembayaran cicilan membuat sebagian masyarakat memilih untuk membeli rumah type 21 ini dibandingkan dengan menyewa atau kost.
Rumah tipe 21 merupakan rumah yang luas bangunannya hanya 21 meter persegi. Secara umum dimensi rumah type 21 adalah 3 x 7 meter; 5,25 x 4 meter; dan 6 x 3,5 meter. Rumah type 21 juga biasanya dibangun di atas tanah seluas 50-60 meter persegi. Sebagai rumah sangat sederhana (RSS), rumah type 21 hanya mempunyai satu kamar, satu kamar mandi, dan ruang serbaguna yang digunakan sebagai ruang tamu dan ruang makan. Untuk memiliki dapur, pengembang biasanya menyediakan sisa lahan untuk dibangun oleh pemiliknya.
Luas 21 meter persegi sangatlah kecil. Biasanya pihak pengembang akan menawarkan beberapa varian yang lebih besar, seperti rumah type 24, 27 dan 30. Akan tetapi, terdapat beberapa pengembang yang membangun rumah dengan ukuran yang lebih kecil, yaitu rumah type 15 dan rumah type 21. Rumah ini akan sesuai untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi kaum milenial atau pasangan baru. Pengembang atau developer menawarkan rumah dengan harga yang lebih terjangkau, namun ukuran tersebut jarang digunakan.
Rumah Type 36
Rumah type 36 ini merupakan salah satu type rumah yang paling populer. memiliki ukuran yang tidak terlalu kecil dengan harga terjangkau, membuat rumah type ini sangat laris dipasaran. Rumah dengan type ini adalah rumah yang wajib harus dibangun oleh pengembang atau developer untuk golongan middle-middle low. Rumah type 36 akan sangat pas untuk keluarga kecil yang sudah memiliki satu anak. Rumah type 36 ini dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter dan dibangun diatas tanah yang luasnya 60 hingga 72 meter persegi. Memiliki luas yang lebih besar dari rumah type 21, rumah type 36 ini memiliki 1 hingga 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu dan ruang makan serta dapur.
Rumah Type 45
Rumah type 45 merupakan type favorite yang cukup banyak dicari oleh para end user dan investor properti di Indonesia. Rumah type 45 ini telah mulai masuk untuk golongan middle-low. Rumah type 35 ini biasanya dibangun dengan dimensi 6x 7,5 meter diatas tanah dengan luas sekitar 72, 90 dan 96 meter persegi. Dengan ukuran yang lebih luas, rumah type 45 ini memiliki dua kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu yang berukuran cukup besar. Selain itu, ada juga taman dan parkiran mobil yang lebih memadai. Umumnya, kualitas bangunan yang didapatkan juga lebih baik dari pada rumah type 21 dan type 36. Luas yang dimiliki rumah type 45 ini tentunya memberikan kenyamanan untuk penghuninya.
Rumah Type 54
Rumah Type 54 cukup luas untuk keluarga yang sudah memiliki 2 orang anak. Rumah type ini cukup besar dan bisa direnovasi untuk mengupgrade rumah menjadi 2 lantai. Setiap ruangan juga bisa menjadi lebih lebar. Hal ini tentunya akan lebih merasa nyaman beristirahat di rumah yang memiliki ruangan cukup. Selain itu, ada juga ruang untuk meletakan lebih banyak furnitur di ruangan itu. Rumah type 54 ini biasanya dibangun dengan dimensi 9 Ã 6 meter dan 13,5 Ã 4 meter. Tak jarang pengembang atau developer membangun rumah berukuran 8 x 7 meter dan menyebutnya rumah type 54. Rumah sebesar ini dibangun di atas tanah seluas 120 hingga 150 meter persegi. Pada type ini penghuni sudah memiliki 2-3 kamar tidur, 2 kamar mandi, serta ruang tamu dan ruang makan yang cukup luas serta dapur yang cukup luas.
Rumah type 60
Rumah type 60 merupakan type rumah yang paling banyak diminati oleh masyarakat kelas menengah ke atas (middle-middle up). Pengembang juga suka membangun rumah type ini. Rumah type 60 sangat luas dan nyaman untuk ditinggali. Dengan ruangan yang luas dan taman yang lebih luas membuat rumah type 60 menarik untuk dimiliki. Rumah dengan dimensi 6 x 10 dibangun di atas lahan seluas 120-150 meter persegi. Rumah type 60 lebih cocok untuk direnovasi menjadi 2 lantai. Rumah ini memiliki 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi sebagai standar. Selain itu, ruang tamunya juga cukup luas untuk dijadikan sebagai tempat berkumpulnya keluarga besar. Penghuni juga bisa menjelajahi setiap ruang yang tersedia yang dilengkapi dengan berbagai furniture modern minimalis.
Rumah Type 70
Rumah type 70 adalah rumah kelas atas âentry levelâ. Rumah dengan luas bangunan 70 meter persegi umumnya memiliki dimensi 7 Ã 10 meter dan 5 Ã 14 meter. Beberapa pengembang juga membangun rumah type 70 berukuran 6 x 12 meter. Umumnya rumah type 70 memiliki dua lantai. Sebagai rumah mewah (entry level), kualitas bangunannya tentu jauh lebih baik dibandingkan dengan rumah type 60. Rumah type 70 ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan luas, tetapi juga memiliki fasilitas pendukung yang lebih baik. Rumah besar ini cukup besar untuk ditinggali bersama anak-anak dan orang tua.
Rumah Type 120
Rumah type 120 biasanya dimiliki oleh end user atau investor yang memiliki banyak rumah. Rumah dua lantai ini berukuran 10 x 12 atau 8 x 15 meter dan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 150 meter persegi. Rumah type ini banyak dijumpai di kawasan elite. Pengembang yang membangun rumah mewah type 120 ini merupakan pengembang skala besar yang ahli membuat portofolio perumahan mewah kelas menengah hingga atas (middle up) serta menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Kualitas bangunan yang dimiliki rumah type 120 ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Spesifikasi bahan bangunan yang digunakan tentunya kokoh dan berkualitas. Model bangunan rumah ini masuk dalam kategori tersendiri. Layanan after sales yang diberikan dari pengembang juga mengesankan. Keamanan dan kenyamanan rumah mewah bisa Anda rasakan dalam rumah type 120 ini.
Rumah Type > 120
Rumah dengan luas lebih dari 120 meter persegi bisa tergolong kedalam rumah mewah. Rumah seperti ini hanya bisa dimiliki oleh para eksekutif sebagai tempat tinggal pribadinya. Harga tinggi dan biaya pemeliharaannya yang tinggi membuat rumah type diatas 120 meter persegi ini merupakan pasar segmented. Rumah dengan lebih dari 120 meter persegi biasanya dilengkapi dengan kolam renang, gazebo untuk bersantai, dan garasi yang luas. Fasilitas ini juga dapat disesuaikan oleh pemilik properti pada lahan yang luas.